Jumat, 27 Februari 2009

Viruses Nomination in 2009


Monthly Malware Statistics: January 2009


Two Top Twenties have been compiled from data generated by the Kaspersky Security Network (KSN) throughout January 2009.

The first Top Twenty is based on data collected by Kaspersky Lab’s 2009 antivirus product and gives details of malicious, advertising, and potentially unwanted programs detected on users’ computers.

Position Change in position Name
1 0 Virus.Win32.Sality.aa
2 0 Packed.Win32.Krap.b
3 1 Worm.Win32.AutoRun.dui
4 -1 Trojan-Downloader.Win32.VB.eql
5 3 Trojan.Win32.Autoit.ci
6 0 Trojan-Downloader.WMA.GetCodec.c
7 2 Packed.Win32.Black.a
8 -1 Virus.Win32.Alman.b
9 5 Trojan.Win32.Obfuscated.gen
10 10 Trojan-Downloader.WMA.GetCodec.r
11 New Exploit.JS.Agent.aak
12 -1 Worm.Win32.Mabezat.b
13 -3 Worm.Win32.AutoIt.ar
14 1 Email-Worm.Win32.Brontok.q
15 New Virus.Win32.Sality.z
16 New Net-Worm.Win32.Kido.ih
17 Return Trojan-Downloader.WMA.Wimad.n
18 -2 Virus.Win32.VB.bu
19 -2 Trojan.Win32.Agent.abt
20 New Worm.Win32.AutoRun.vnq

There were no major changes to the composition of the first Top Twenty during the first month of 2009. Exploit.JS.Agent.aak took the place of Trojan.HTML.Agent.ai and Trojan-Downloader.JS.Agent.czm which appeared in the December ratings. The AutoRun.eee worm, which has vanished from this month’s Top Twenty, has now been replaced by Worm.Win32.AutoRun.vnq. This is not surprising, as frequent new modifications are characteristic of these types of malicious program.

Trojan-Downloader.WMA.Wimad.n, which dropped out of the ratings in November, has also returned to the game. The result of this activity is a Top Twenty with three non-standard downloader programs; evidence of the mass spread of this type of Trojan program, and the trusting attitude users have towards multi-media files. The sharp rise of Trojan-Downloader.WMA.GetCodec.r by ten places confirms that the propagation method described in last month’s Top Twenty, whereby malicious programs use peer-to-peer networks and multimedia downloaders to spread has been very effective.

While Sality.aa still retains its leading position, it has been joined by Sality.z, making Sality one of the most widespread and dangerous families of the recent past.

The notorious Kido family, network worms which use a critical vulnerability in Microsoft Windows to spread, is also present. The current epidemic, the propagation method used, and the number of potentially vulnerable computers mean the appearance of Kido variants in this month’s Top Twenty are no surprise.

All malicious, advertising and potentially unwanted programs in the first Top Twenty can be grouped according to the main classes of threats which we detect. Self-replicating programs again prevail over Trojan programs.

In total, 46014 unique malicious, advertising, and potentially unwanted programs were detected on users’ computers in January. It should be noted that the holiday period did not result in a drop in threats found “in-the-wild”; on the contrary, there were 7800 more “in-the-wild” samples detected than in December (38190).

The second Top Twenty presents data on which malicious programs most commonly infected objects detected on users’ computers. Malicious programs capable of infecting files make up the majority of this ranking.

Position Change in position Name
1 0 Virus.Win32.Sality.aa
2 0 Worm.Win32.Mabezat.b
3 2 Net-Worm.Win32.Nimda
4 -1 Virus.Win32.Xorer.du
5 1 Virus.Win32.Alman.b
6 3 Virus.Win32.Sality.z
7 0 Virus.Win32.Parite.b
8 2 Virus.Win32.Virut.q
9 -5 Trojan-Downloader.HTML.Agent.ml
10 -2 Virus.Win32.Virut.n
11 1 Email-Worm.Win32.Runouce.b
12 1 Worm.Win32.Otwycal.g
13 1 P2P-Worm.Win32.Bacteraloh.h
14 4 Virus.Win32.Hidrag.a
15 5 Virus.Win32.Small.l
16 -5 Virus.Win32.Parite.a
17 Return Worm.Win32.Fujack.bd
18 New P2P-Worm.Win32.Deecee.a
19 -4 Trojan.Win32.Obfuscated.gen
20 New Virus.Win32.Sality.y

Sality.z was the latest representative of Virus.Win32.Sality to make it into the first Top Twenty. Sality.y has appeared in the second Top Twenty, confirming again the high activity of this family of self-replicating programs.

An interesting newcomer to the second rating is P2P-Worm.Win32.Deecee.a. This worm spreads via the DC++ peer-to-peer network, and is capable of downloading other malicious files. It has gained a place in the second Top Twenty not so much because of the number of machines it has infected, but because of the number of copies of itself on every infected computer - it copies itself multiple times when installing. Once installed, this worm makes the copies of itself publicly accessible. The executable files which spread in this way have names which follow a set pattern: a prefix such as “(CRACK)”, “(PATCH)”, then the name of a popular application: “ADOBE ILLUSTRATOR (All Versions)”, “GTA SAN ANDREAS ACTION 1 DVD”, etc.

Worm.VBS.Headtail.a, which returned to the rankings in November, has disappeared again, continuing to exhibit the unstable behaviour which we noted towards the end of 2008.

Source:
Kaspersky Lab

Virus K-Spold ada di kompie kita...

Walau secara pemrograman virus KSpoold termasuk sederhana, namun inovasi yang efektif dan efisien yang dilakukan oleh pembuatnya, seakan membawa pakem baru dalam dunia pervirusan di Indonesia.

Namun efek yang ditugaskan oleh pembuatnya, mengubah file .DOC dan .XLS menjadi .EXE serta merusak file database .MDF, .LDF dan .DBF, cukup mengkhawatirkan dan merepotkan pengguna yang dokumennya menjadi korban.

KSpoold aktif sebagai Windows services

Dibuat oleh programmer Indonesia dengan menggunakan Delphi, inilah virus lokal pertama yang kami temukan mampu menggunakan teknik services dan injeksi kode secara efektif dan efisien. Selain itu, tidak seperti virus lokal kebanyakan, virus KSpoold sama sekali tidak tertarik untuk mengutak-ngatik registry. Walau begitu, teknik baru yang dipakai virus ini terbukti efektif melindungi dirinya sendiri dan menyebar dengan luas.

File DOC & XLS terinfeksi dan berubah menjadi EXE

Sayangnya, KSpoold mengemban tugas “jahat” yakni mencari file .DOC dan .XLS di setiap drive removable disk (seperti USB Flash Disk) untuk disusupkan program utama virus ini pada setiap file .DOC dan .XLS yang ditemukan. Setelah disusupi, ekstensi file dokumen .DOC dan .XLS tadi akan berubah menjadi .EXE dan tidak lupa virus akan menyesuaikan icon file dengan jenis dokumen yang diinfeksinya. Selain itu, entah untuk maksud apa, virus ini dapat merusak file database yang berekstensi .MDF, .LDF dan .DBF.

Antivirus sebaiknya mampu melumpuhkan terlebih dulu services virus ini di memory dan mencabut injeksinya pada process yang menjadi target virus ini. Tanpa melakukan hal ini, maka akan sulit mengatasi virus ini secara tuntas, karena akan kembali menginfeksi dokumen Anda. Setelah itu, barulah proses pencarian dan perbaikan file dilakukan. Faktanya, belum ada satupun antivirus yang dibuat khusus untuk virus ini yang mampu melakukannya secara tuntas, terutama mencabut injeksi kodenya.

Walau KSpoold menggunakan teknik services dan injeksi kode, dengan algoritma khusus yang dikembangkan oleh ahli antivirus di PC Media, [new link] PCMAV SE for KSpoold mampu melumpuhkan lima varian dari virus ini secara sempurna, baik di memory, process, maupun di file. Selain itu, file DOC dan XLS yang terinfeksi juga mampu dipulihkan seperti sedia kala, tanpa cacat sedikitpun. Anda pun bisa tenang karena dokumen DOC dan XLS penting milik Anda tetap terselamatkan secara aman.

Namun jangan lupa untuk *selalu* meng-non-aktifkan terlebih dulu System Restore di Windows Anda sebelum menjalankan PCMAV SE for KSpoold. Selain itu, berlatihlah untuk selalu disiplin dalam mem-backup data penting Anda. Bukankah penyesalan akibat kehilangan data penting selalu datang belakangan?

[update! VARIAN BARU]
Varian baru KSpoold ini dikenal oleh PCMAV sebagai KSpoold.B. Pada variannya kali ini, services dari virus tidak lagi aktif di memory. Kali ini ia langsung meng-injeksi-kan sebuah DLL dengan nama avwav32.dll, yang juga merupakan bagian dari virusnya sendiri, ke dalam sebuah process aplikasi yang sedang aktif. Dengan teknik ini, prosedur virus menjadi semacam sebuah modul baru dalam process aplikasi tersebut.

Bekerja dengan hanya melalui proses injeksi DLL semacam ini, tanpa services maupun process, baru kali pertama kami temukan diimplementasikan pada virus lokal. Namun demikian, teknik injeksi ini telah lama ada dan banyak digunakan oleh trojan dari luar negeri. Injeksi DLL semacam ini mampu menjadikan virus ini bersifat relatif siluman (stealth) karena tidak terdeteksi melalui Task Manager. Selain itu, ia pun sulit untuk dimatikan terutama jika menginjeksi process penting sistem. Menggunakan library khusus untuk un-inject yang bersifat umum juga tidak mudah, mengingat kita harus mempelajari dulu teknik virus tersebut melakukan injeksi.

Icon file dokumen yang terinfeksi KSpoold.B bukan word/excel.

Dan sama seperti variannya terdahulu, ia masih akan tetap menginfeksi dokumen .DOC dan .XLS Anda. Setiap file dokumen yang telah terinfeksi oleh virus ini akan menjadi sebuah file .EXE (executable), namun bedanya file terinfeksi tersebut iconnya akan berubah menjadi seperti icon file virus yakni seperti program “Uninstaller”. Karena pada varian lalu, file yang terinfeksi iconnya akan menyesuaikan dengan tipe dokumen yang ia infeksikan, icon Word ataupun Excel.

PCMAV RC17 yang akan rilis tidak lama lagi telah mampu mengatasi lima varian KSpoold ini secara sempurna dan tuntas 100%, termasuk secara otomatis mengetahui ekstensi dokumen yang sesuai. Bahkan, jika antivirus lain kesulitan mengatasi injeksi virus ini pada sistem memory, maka PCMAV dengan mudah dapat melumpuhkannya. Untuk sementara waktu Anda bisa membasminya dengan PCMAV SE for KSpoold versi terbaru di bawah ini:

[new link] PCMAV SE for KSpoold (5 variants): http://www.divshare.com/download/943464-010

Catatan: PCMAV SE terbaru ini dilengkapi dengan parameter “/FORCE”. PCMAV SE sebelumnya telah dilengkapi filter agar perbaikan file WAJIB sesempurna mungkin seperti aslinya dan menolak memperbaiki file dokumen yang dianggap tidak orisinal ataupun format dokumen tidak dikenal. Namun, jika Anda ingin (baca: memaksa) dokumen tersebut dapat tetap diselamatkan walau tanpa filter apapun, maka gunakanlah parameter tersebut. Dengan ini maka PCMAV SE for KSpoold versi sebelumnya dinyatakan tidak berlaku lagi dan link-nya telah ditutup.

Rabu, 11 Februari 2009

Ayo semangat...!!

Udah mulai kuliah dengan matkul yang baru dan teman2 yang baru....

Dosennya pun juga baru dan...
huff...tugas nya juga baru dan bervariasi....
oke bro..

Cheer up...
Don't give up...
Be real programmer...
Amiin...

Saya akan mengisi blog ini dengan beberapa info IT dan info di kampus....
Doakan saya sukses ya pembaca....

Senin, 08 Desember 2008

Memunculkan Hidden Folder akibat serangan Virus


untuk memunculkannya kembali file yang di sembunyikan/di hidden oleh virus/worm caranya mudah saja, pertama bukalah di komputer yang bersih dari virus.

kalau hanya untuk melihat isi foldernya:

-buka folder option (Tool->Folder Option) pada windows explorer


-pilih tab View


-pada pilihan Hidden files and folders pilih Show hidden files and folder


lalu hilangkan tanda ceklist pada “Hidden protected operating system files (Recommended)
lalu klik Yes

dan Klik OK pada jendela Folder Options,


dengan begini isi file yang ada di flashdisk bisa terlihat, tapi satu hal yang terlihat aneh, gambar file yang terkena virus berwarna buram, dan ketika ingin merubah attribute file, hiddennya di disable alias mati dan tidak bisa dirubah dari file properties,( ini dikarenakan virus telah merubah attribute file menjadi superhidden).


untuk mengembalikan file yang di sembunyikan oleh virus ke bentuk semula(bisa di lihat secara normal) ikuti langkah berikut:

1.buka Command Prompt (dengan cara tekan tombol Windows + R atau dengan cara klik menu Start->Run). setelah muncul jendela Run ketikkan cmd


2. Setelah jendela Command Prompt muncul ketikkan Drive Letter and Path (nama drive/flasdisk)(bisa di lihat di My Computer)


contoh:
f:


lalu tekan Tombol Enter
Setelah Muncul Drive/Flash tersebut. Maka Ketikkan attrib -h -s *.* /s /d lalu tekan Enter.


perubahan attribut file sedang dilakukan, tunggu sampai Drive Letter Prompt nya muncul lagi


Selesai deh, sekarang semua file bisa dilihat secara normal

Membuat Layout Koran

Huruf pertama dari Tulisan anda……

Assalamu’alaikum. Sebelumnya saya baru saja mendaftar untuk menjadi donatur di Blog ini. Untuk itu, langkah awal yang saya rasa perlu dilakukan adalah memperkenalkan diri. Nama saya Ahmad Irfan dan memiliki Blog di Sini. Anda bisa berkunjung kesana, berkenalan, berbagi atau sekedar mampir untuk membaca-baca artikel saya.

Baiklah, untuk awal perkenalan kali ini, saya ingin membagikan sedikit tutorial tentang tulisan bergaya koran di Blogger. Jadi maksud tulisan bergaya koran itu adalah, ketika kita menulis sebuah postingan maka huruf pertama dari paragraf tersebut memiliki ukuran yang lebih besar daripada ukuran normalnya. Anda bisa melihat contohnya di Blog saya,

lalu bagaimana caranya, berikut langkah-langkahnya

  • Silahkan Login di Blogger.com, lalu masuk ke menu Layout
  • Edit HTML, kemudian centang Expand Widget Template
  • Dengan menggunakan Tombol F3 di Keyboard anda, silahkan cari kode berikut

]]>

  • Lalu Copy Script dibawah ini diatas kode tersebut

.dropcaps {
float:left;
color: #000;
font-size:100px;
line-height:80px;
padding-top:1px;
padding-right:5px;
}

  • Langkah terakhir adalah, ketika anda memposting sebuah artikel, silahkan masukan kode berikut ini diantara Huruf Awal tulisan anda.

Huruf pertama dari Tulisan anda……

Selamat Mencoba, semoga berhasil.